Pada suatu hari ada seorang anak muda yang bernama Aprila yang terburu-buru mengendarai sebuah motor yang sangat kencang menuju ke rumahnya, ketika ditengah perjalanan dia kaget melihat seekor angka yang berada ditengah jalan dan menyenggol angsa tersebut dan angka tersebut pun tergeletak dijalan.

Ketika Aprila mengecek apakah angsa tersebut mati atau tidak, dan ternyata angka tersebut masih hidup, dan si Aprila merasa bersalah dan tidak tega melihat angsa tersebut di jalanan maka Aprila memutuskan untuk membawa angsa itu pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah angka tersebut di masukkan kedalam kandang besi dan memercikan air ke si angsa agar angsa tersebut sadar, tapi angsa tersebut tidak sadarkan diri juga.

Keesokan harinya sebelum Aprila ingin pergi ke sekolah, Dia kembali melihat angksa tersebut ternyata angsa tersebut masih belum sadarkan diri. Sebelum Aprila pergi dia  menaruh makanan dan minuman agar ketika angsa tersebut sadarkan diri dia bisa makan dan minum untuk menenangkan diri.

Ketika beberapa jam berlalu sesaat Aprila pergi angsa tersebut sadarkan diri dan langsung bangun dan bingung melihat disekelilingnya ada makanan dan minuman. Dan angka tersebut kaget karna dia berada didalam kandang besi, lalu angsa tersebut berkata “ohh tuhan maafkan hambamu ini yang telah menabrak seseorang pasti dia meninggal hingga aku berada didalam penjara ini!maafkan aku ya tuhan(gaya disinetron BAIM)”.