Pada era sekarang banyak anak anak remaja yang sering merubah gaya bahasa mereka menjadi bahasa gaul (menurut mereka). Bahasa gaul biasanya sering diucapkan pada saat mereka berbicara atau sedang bermain dengan teman mereka, seperti ;

  • WEW!!!, WOW (kata ini biasa diucapkan ketika mereka terkejut sebagai improfisasi)
  • Trus w harus bilang WOW gitu!!! ( kata ini biasa diucapkan ketika mereka meledek temannya saat temannya bercerita)
  • CIYUS??!!MIAPAH? ( kata ini diucapkan ketika mereka merasa heran atau terkejut)
  • GAK BET (kata ini diucapkan ketika mereka merasa menolak sesuatu)
  • Dan Sebagainya.

Sering sekali kita lihat atau kita baca bahasa-bahasa gaul yang mereka ucapkan, bahasa gaul itu pun sering dikeluarkan melalui status (di jejaring sosial ), SMS, cara mereka berbicara yang sudah terbiasa akibat pergaulannya dan lain-lain.

Bahkan sekarang telah timbul sebuah bahasa yang disebut oleh anak anak sekarang yang merasa dirinya ANTI ALAY dengan bahasa ALAY, Bahasa ini dikenal di masyarakat luas dengan arti “bahasa yang berlebihan/norak/desa dan sebagainya!!”, tetapi hingga saat ini bahasa alay tersebut masih banyak digunakan oleh para remaja untuk menulis dalam jejaring sosial, seperti di koment, status, atau pada postingan-postingan mereka. Bahasa ini biasanya ditulis dengan mengganti huruf menjadi angka, susunan hurufnya menjadi besar kecil gak karuan, tutur bahasanya tidak EYD, melebih-lebihkan ekspresi , dan lain-lain. contohnya kata alay yaini C0b4 DiB4c4, GAK GAHOL!, apz sih?, ciuzz!, dan masih banyak lagi.

Jadi pada kesimpulannya bahasa alay digunakan pada saat mereka bercanda dengan temannya ya cuma sekedar untuk mengendorkan otot otot tegang untuk bercandaan. Tapi ada juga yang menggunakan bahasa ini supaya di bilang ngetrend padahal G4X BAnGet!! yah , cemua telgantung calimatnya ya k4ks. cmoga qmuh cemungudh eaa . m3t b’r4kt!vT4$ , c4L@m cuKce$ eaa.. >,<(loh kok begini yah) ==____==”